www.archive-org-2014.com » ORG » K » KAHUTINDO

Choose link from "Titles, links and description words view":

Or switch to "Titles and links view".

    Archived pages: 42 . Archive date: 2014-01.

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Descriptive info: .. We are selling some interesting merchandise.. You can select and purchase items that you like.. Read more.. Federasi Serikat Pekerja KAHUTINDO in cooperation with its international affiliate, Building and Wood Workers International (BWI), and with the solidarity support of the Swedish Wood and Graphical Trade Union (GS Facket), established a Workers Activities & Training Center (WAC) at Jalan Raya Bandungan, Ungaran, Kab.. Semarang Central Java.. As the country with the largest forestry industries in the Asia Pacific Region, Indonesia plays an important role within the geopolitical, economic and climate change context.. English.. Indonesia.. ASEAN Service Trade Union Council.. Posted July 06, 2010 | 14:34 WIB.. 3 Global Union Federation: BWI, UNI and PSI, have formed ASEAN Service Trade Union (ASETUC) through the Bogor Declaration in February 2009.. One of ASETUC mission is increasing the participation of trade unions as Social Dialogue partner in the policy making of ASEAN.. On 4-5 June 2010 in Bogor, ASETUC held a training for BWI, UNI and PSI affiliates in Indonesia, where 5 Kahutindo plant and branch officials from Bogor, Gresik and Semarang also participated.. [LT].. Green Jobs Conference.. Posted July 06, 2010 | 14:33 WIB.. On the invitation by the United Steelworkers and the Blue Green Alliance, Kahutindo participated in the Good Jobs Green Jobs conference in Washington, DC on 4-5 May 2010.. In the conference session, the union presented the workers position on illegal logging issues along with Kahutindo campaigns on decent work in the forestry industries.. Before the conference, Kahutindo with USW and Sierra Club visited some industrial cities in Wisconsin and Michigan states to share with the USW members and the local community about the Indonesian forestry industry, and build a balanced and proportional perception on the workers issue in the wood and forestry sectors.. [LT].. South Sulawesi.. Plant and Branch level union in South Sulawesi were participating in the Training of Trainers on OHS Positive Program organized by KSPI-CITU in collaboration with JILAF.. It is projected as follow up of this program, that there are improvements in terms of OHS issues in workplaces through the formation of joint safety committees and amendment of OHS provision in Collective Bargaining Agreements at company level.. Samarinda.. Posted July 06, 2010 | 14:32 WIB.. In the beginning of June, DPC Samarinda in collaboration with PT.. Jamsostek and the Municipality of Samarinda held a Training on Mushroom Cultivation and Management.. This training aims to equip  ...   sesi konferens tersebut memaparkan tentang posisi pekerja dalam issue penebangan liar/illegal logging serta kampanye-kampanye Kahutindo tentang pekerjaan yang layak di sektor kehutanan.. Sebelum event konferensi tersebut, Kahutindo bersama dengan USW dan Sierra Club mengunjungi beberapa kota di Wisconsin dan Michigan untuk berdialog dengan anggota USW dan masyarakat tentang industri kehutanan di Indonesia serta membangun persepsi yg seimbang dan proporsional tentang issue pekerja di sektor perkayuan dan kehutanan.. Sulawesi Selatan.. PUK dan DPC FSP Kahutindo Sulsel mengikuti program pelatihan Juru Didik K3 Positive Program yang diselenggarakan KSPI bekerjasama dengan JILAF pada bulan Mei 2010.. Diharapkan dari tindak lanjut program ini adalah perbaikan aspek K3 di perusahaan melalui pembentukan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) di tingkat perusahaan dan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Bersama.. Pada awal bulan Juni, DPC Samarinda bekerjasama dengan PT.. Jamsostek dan Pemerintah Kota Samarinda menyelenggarakan Pelatihan Budi Daya dan Pengelolaan Jamur.. Pelatihan ini ditujukan untuk anggota yang ter-PHK dari industri untuk dapat membekali mereka dengan peluang serta alternatif wirausaha.. Nasional.. Bersama dengan beberapa SP/SB lainnya di tingkat nasional, Kahutindo tergabung dalam Komite Aksi Jaminan Sosial yang mendesak pemerintah segera membuat Undang-Undang Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) sebagaimana diamanatkan oleh UU No.. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.. Gugatan Class Action kepada Pemerintah untuk segera membentuk BPJS telah dilayangkan per tanggal 10 Juni 2010.. Indonesian Logging Halt Must Address Law Enforcement in Forestry.. Posted July 06, 2010 | 14:46 WIB.. In response to the announcement made by the Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono before the Summit in Oslo on Wednesday, pledging on the conduct of a two years logging moratorium by stopping the conversion of peat land and of forest, the President of the Indonesian Forestry and Allied Workers Union KAHUTINDO, Khoirul Anam, stated that since 2005 the union has already urged the Indonesian Government to totally put a logging moratorium on natural forests.. Moratorium Logging Harus Dibarengi Penegakan Hukum di Kehutanan.. Dalam menanggapi pernyataan Presiden RI Dr.. Susilo Bambang Yudhoyono sebelum KTT Kehutanan dan Iklim di Oslo tanggal 26 Mei 2010, yang menyatakan komitmen RI untuk moratorium logging dengan menghentikan konversi hutan dan lahan gambut,.. Presiden Federasi Serikat Pekerja KAHUTINDO, Khoirul Anam.. , menyatakan bahwa sejak tahun 2005 Kahutindo telah mendesak pemerintah RI untuk melakukan moratorium tebang dari hutan alam.. 01.. Kepmen.. 201-2001.. Keterwakilan.. Dalam.. LHI.. pdf (20KB).. Kepmen-16-2001.. Tata.. Cara.. Pencatatan.. SP-SB.. pdf (38KB).. 03.. 255-2003.. LKS.. Bipartit.. pdf (18KB).. 04.. 100-2004.. PKWT.. Affiliated :.. Campaigns :..

    Original link path: /
    Open archive

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Descriptive info: Welcome to KAHUTINDO!.. This website is dedicated to promote environment-friendly publications.. Before you print any page, please consider to print only as necessary and use environment- friendly products produced by companies providing decent working conditions for their workers.. Save the Forests, Save the Jobs, Save the People.. Support our campaigns for Decent Work in Forestry Sectors.. May God Bless Our  ...   ini didedikasikan untuk mempromosikan publikasi yang ramah lingkungan.. Maka sebelum Anda mencetak setiap halaman, upayakan se-sedikit mungkin sesuai keperluan dan hanya menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan serta diproduksi oleh perusahaan yang memberlakukan syarat-syarat kerja yang baik bagi pekerjanya.. Lestarikan Hutan untuk Keberlangsungan Pekerjaan dan Kehidupan.. Dukung kampanye kita untuk Pekerjaan yang Layak di Sektor Kehutanan.. Semoga Tuhan YME Memberkati Perjuangan Kita!..

    Original link path: /message.php
    Open archive

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Descriptive info: May Day n Minimum Wage Rallies.. Organising Activities.. Legislative Agenda.. Education and Training Activities.. Building Solidarity..

    Original link path: /gallery.php
    Open archive

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Original link path: /merchandise.php
    (No additional info available in detailed archive for this subpage)

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Descriptive info: WORKERS ACTIVITIES & TRAINING CENTER.. FSP KAHUTINDO BWI GS Facket Sweden.. To date the Center is still in the 70% construction phase on the 480 m2 land, which is projected to cater the workers activities of more than 100 pax.. The objectives of WAC are to facilitate union activities aiming to organise, develop membership and trade union officers skills, and other vocational/non traditional skills such as:.. Trade union organising trainings.. Vocational skills training in wood industries and sustainable forest management.. Post-termination skills training for job enrollment or enterpreneurship (eg.. Sewing, printing, cellphone service, SME management, etc).. English courses for members and their family.. Documentation, library, research and information technology.. Workers' children activities (eg.. Art, mentoring, etc).. Information media on employment and industrial relations.. Development of organising strategies, lobbying, campaigns, and resources mobilization.. The Government through the Ministry of Manpower RI and the Central Java Provincial Governor have stated their support to WAC.. A collaboration program with PT.. Jamsostek, Occupational Certification Coordination Board and other institutions are being drafted  ...   Jawa Tengah.. Bangunan WAC saat ini masih dalam tahap konstruksi 70%, di atas lahan seluas 480 m2, dan diproyeksikan untuk dapat menampung lebih dari 100 orang.. Tujuan dibangunnya WAC ini adalah untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan pengorganisasian, pengembangan keterampilan berorganisasi bagi anggota dan pengurus FSP KAHUTINDO, serta pengembangan keterampilan kejuruan/keahlian anggota dan pekerja pada umumnya, antara lain:.. Pelatihan organisasi serikat pekerja.. Pelatihan keahlian di sektor industri kayu dan hutan lestari.. Pelatihan keahlian untuk penempatan pekerja dan/atau wirausaha pasca PHK (mis.. Menjahit, sablon, servis handphone, manajemen UKM, dll).. Kursus-kursus bahasa Inggris untuk anggota dan keluarganya.. Dokumentasi, kepustakaan, penelitian dan teknologi informasi.. Kegiatan-kegiatan anak-anak pekerja (mis.. kesenian, kursus, bimbingan belajar, dll).. Media informasi ketenagakerjaan dan ketersediaan lapangan kerja.. Pengembangan strategi pengorganisasian, lobby, kampanye, dan penggalangan sumber daya.. Pemerintah melalui Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI serta Pemerintah Propinsi Jawa Tengah telah menyatakan dukungannya terhadap WAC.. Saat ini tengah disusun kerjasama program pelatihan keahlian dengan PT.. Jamsostek, Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi, dan pihak-pihak lainnya.. Untuk informasi lebih lanjut tentang WAC email ke: info@kahutindo..

    Original link path: /training.php
    Open archive

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Descriptive info: Sustainable Forest for Decent Sustainable Jobs.. Forest and forest products industry has delivered significant contributions to gross domestic product, foreign exchange, government revenue, and employment in the period 1980-2002.. There were three important trends during this period.. First, even though the export value of forest products increased, forest export as share of industrial exports decreased after 1980 indicating faster growth of other industrial product exports.. Second, in the year 2002, the export value of pulp and paper surpassed the export value of plywood for the first time, indicating a major change in the composition of Indonesia s wood-based industry sector.. Third, the sector s rapid growth and structural change was mainly the result of government policies rather than market forces.. (.. Brown, 2005.. ).. The rapid growth and structural change of Indonesia s forestry sector has also caused many complex problems.. The Indonesian forest industry faces a huge timber deficit.. The Ministry of Forestry s soft landing policy has lowered the Annual Allowable Cut from concessions in natural forests to about one-tenth the installed capacity of existing processing mills.. Although some of the needed timber supply comes from plantations and other sources, there is still a large gap between sustainable, legal supply and industrial timber demand (round wood equivalent), whether demand is based on capacity or actual production in recent years.. Due to old machines used in processing mills, especially at plywood mills, the productivity of Indonesian forest industry is low, while waste produced in processing mills is high.. This leads to declining output and international competitiveness.. Hence, wood-processing sector firms are heavily indebted and there are increasing lay-offs among factory workers.. In terms of employment, International Labour Organization estimates revealed that there were one million formal forestry sector workers in Indonesia in 2001.. However, the Indonesian Ministry of Forestry (MoF) reported that 150,000 people lost their jobs in forest industries in 2003, and that this figure increased to 600,000 in 2004 due to a shortage of logs.. MPI (Society of Indonesian Forestry) reported that 60% of forest employees lost their jobs in 2005 for the same reason.. This loss of jobs corresponds with the destruction of Indonesian natural forest.. The State of the World s Forest 2009 reported on employment of 321,000 forest-related workers in Indonesia, making up about 0.. 3% of the total workforce of the country.. Interestingly, FAO published a Working Paper in 2009 on the Indonesia Forestry Outlook Study, estimating that significant amounts in the range of 675-836,000 direct employment will be created in the forestry sector from 2009 to 2020 even though there may be substantially larger numbers of people who are forest dependent and people who work in small-scale sawmills and other processed wood industries.. One of the reasons for this re-boost is due to the recent trend and demand on land-use changes in the forestry sector that are desperately needed and that will result in economic changes (transition to a green economy).. Jobs might be created through agro-forestry, afforestation and reforestation, sustainable forest management (SFM), and avoided deforestation projects.. Almost all employment related to sustainable forestry in Indonesia that can be described as.. Green Jobs.. are likely to have positive long-term impacts on employment measured both in the quality and quantity of jobs, as employments are extended over a much longer period of time.. It is envisaged that jobs in the forestry sector are generally considered to be underreported, mainly due to the nature of the work, which is seasonal, often part time, and does not translate well into full-time employment.. The majority of workers in the formal forestry sector are men, but certain types of jobs, such as reforestation, fuel wood gathering, and agro-forestry include an increasing number of women.. During the UN Framework Convention on Climate Change in Copenhagen 2009, Trade Unions have succeeded in including the.. Just Transition.. Framework into negotiating texts.. It is a framework for a fair and sustainable shift to a low carbon economy, which needs to be erected on five broad and interlinked foundation stones, as identified by ILO.. These foundation stones are central to the issue of managing economic transitions and shaping economic futures in global terms: 1) Rights at Work, 2) Employment Creation, 3) Social Protection, and 4) Social Dialogue.. In his Report to the 87th  ...   adalah menutup seluruh atau sebagian pabriknya dan berdampak pada pemutusan hubungan kerja.. Berkaitan dengan ketenagakerjaan, International Labour Organization tahun 2001 memperkirakan jumlah pekerja sektor kehutanan di Indonesia mencapai 1 (satu) juta orang.. Namun demikian, Departemen Kehutanan RI melaporkan bahwa 150,000 pekerja ter-PHK pada tahun 2003, dan angka ini bertambah sampai 600,000 orang pada tahun 2004 karena kurangnya ketersediaan bahan baku.. Masyarakat Perhutanan Indonesia (MPI) melaporkan bahwa sekitar 60% pekerja di sektor kehutanan harus kehilangan pekerjaan mereka karena permasalahan yang sama.. Krisis ketenagakerjaan ini berlangsung parallel dengan kerusakan hutan alam Indonesia.. The State of the World s Forest 2009 menyebutkan jumlah pekerja di sektor kehutanan di Indonesia berkisar 321,000 orang, atau 0.. 3% dari jumlah total tenaga kerja di Indonesia.. Menariknya, FAO dalam Kertas Kerja tahun 2009 tentang Indonesia Forestry Outlook Study, mempublikasikan bahwa sekitar 675-836,000 lapangan kerja langsung akan terbuka dalam sektor kehutanan antara tahun 2009 sampai 2020 meskipun akan lebih banyak orang yang "bergantung pada hutan", penggergajian dan pengolahan kayu skala kecil.. Salah satu alasan yang mempercepat hal ini adalah munculnya trend dan kebutuhan baru yang sangat mendesak atas perubahan penggunaan lahan di sektor kehutanan yang akan berdampak pada perubahan ekonomi (transisi menuju perekonomian hijau).. Lapangan kerja akan terbuka melalui projek-projek agro-forestry, afforestasi dan reforestasi, Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) dan projek-projek pencegahan deforestasi.. Hampir keseluruhan pekerjaan yang terkait dengan kehutanan lestari di Indonesia dapat digambarkan sebagai.. , dan sangat mungkin memiliki dampak yang positif terhadap ketenagakerjaan secara kualitatif dan kuantitatif.. Telah banyak diakui bahwa kondisi kerja di sektor kehutanan umumnya sering tidak terlaporkan, sebagian besar disebabkan karakter pekerjaannya yang musiman, paruh waktu, dan sering tidak menjurus ke arah hubungan kerja yang tetap.. Mayoritas pekerja di sektor kehutanan adalah laki-laki, namun beberapa jenis pekerjaan seperti penanaman, pengumpulan kayu, agro-forestry dan pengolahan kayu mencakup banyak sekali pekerja perempuan.. Dalam KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen tahun 2009, kelompok Serikat Pekerja telah berhasil memasukkan kerangka ".. " ke dalam teks perundingan.. Kerangka ini bertujuan untuk mewujudkan perubahan yang adil dan berkelanjutan menuju perekonomian global dengan karbon yang lebih rendah, dan harus ditegakkan di atas pondasi yang luas dan saling berkaitan, sebagaimana telah ditetapkan oleh ILO.. Pondasi-pondasi ini menjadi issue sentral dalam mengelola transisi ekonomi dan membentuk masa depan ekonomi dalam konteks global: 1) Hak-hak di Tempat Kerja, 2) Penciptaan Lapangan Kerja, 3) Jaminan Sosial, dan 4) Dialog Sosial.. Dalam Laporannya pada Konferensi Perburuhan Internasional ke-87, Direktur Jenderal ILO menyatakan: ".. Tujuan utama ILO saat ini adalah untuk mempromosikan kesempatan bagi perempuan dan laki-laki untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan produktif, dengan kondisi kerja yang memberikan kebebasan, kesetaraan, keamanan dan martabat bagi manusia.. Tujuannya bukan hanya penciptaan lapangan kerja, tapi penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.. Kuantitas pekerjaan tidak dapat dipisahkan dari kualitasnya.. Semua bangsa mengakui pekerjaan yang layak, namun kualitas pekerjaan dapat berarti banyak hal.. Kualitas pekerjaan dapat mengacu pada bentuk pekerjaan yang berbeda-beda, dan juga pada kondisi pekerjaan, perasaan dihargai dan kepuasan kerja yang berbeda-beda.. Yang diperlukan saat ini adalah untuk membuat system sosial dan ekonomi yang memastikan terlaksananya jaminan dasar dan lapangan kerja, pada saat yang sama tetap dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah di pasar global yang sangat kompetitif.. Pemerintah, pengusaha dan pekerja harus mengakomodir kepentingan mereka yang berbeda-beda melalui cara-cara kreatif untuk menanggapi tuntutan atas Pekerjaan yang Layak terhadap mereka yang diajukan oleh individu, keluarga, dan masyarakat di seluruh dunia.. "(Somavia, 1999).. Berdasarkan paparan di atas, Federasi Serikat Pekerja KAHUTINDO meyakini bahwa industri kehutanan di Indonesia harus diperkuat tidak hanya dengan meningkatkan kapasitas ekonomi dan kualitas lingkungan, tapi juga melalui kualitas pekerjaan dan tanggung jawab sosial lainnya.. Dari aspek regulasi, Sektor Kehutanan harus mulai mendapatkan dukungan prioritas untuk hal kebijakan dan operasional yang Pro-Forest, Pro-Jobs dan Pro-People dalam mengembangkan perubahan struktural, sarana dan prasarana penunjang industri dan distribusi serta sistem pengawasan dan pelaksanaan aturan ketenagakerjaan yang berkualitas di seluruh lingkup industri (formal dan informal) seiring dengan transisi tersebut.. Pengelolaan HPH dan HTI secara lestari perlu dioptimalkan untuk menyerap tenaga kerja formal dan kelangsungan bahan baku industri.. Prospek potensi penyerapan tenaga kerja sampai dengan 4 juta orang pasca Revitalisasi Industri Kehutanan harus menjamin kesejahteraan pekerja yang tersentuh regulasi dan jaminan sosial, keseimbangan antara penciptaan lapangan kerja dengan kondisi kerja dan kehidupan yang layak, perbaikan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri melalui peningkatan kompetensi calon/angkatan kerja, serta mendorong proses hubungan industrial yang setara dan berkeadilan..

    Original link path: /sus_forest.php
    Open archive

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Original link path: /activities.php?aid=41
    (No additional info available in detailed archive for this subpage)

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Original link path: /activities.php?aid=40
    (No additional info available in detailed archive for this subpage)

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Original link path: /activities.php?aid=39
    (No additional info available in detailed archive for this subpage)

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Original link path: /activities.php?aid=38
    (No additional info available in detailed archive for this subpage)

  • Title: Welcome to Kahutindo Website
    Original link path: /activities.php?aid=37
    (No additional info available in detailed archive for this subpage)





  • Archived pages: 42